Argumen pria belum juga siap menikah

sd.jpg

Yang diimpikan membuat rumah tangga dengan orang yang disayangi bukanlah monopoli wanita. Beberapa pria juga mempunyai hasrat yang sama. Namun menikah untuk pria bukanlah ketentuan yang gampang.

Terdapat beberapa hal sebagai pertimbangan pria sebelumnya pada akhirnya mengajak pasangannya menikah. Terkadang berkesan pria malas menikah. Lantas kenapa pria menundah pernikahan serta pilih untuk tetaplah melakukan hubungan pacaran atau bahkan juga mengambil keputusan tetaplah seseorang diri?

Di bawah ini argumen yang sering buat alasan pria belum siap berkomitmen.

Konsentrasi Karir
Keberhasilan untuk pria yaitu saat menjangkau puncak karir. Pria begini umumnya masih tetap menginginkan konsentrasi pada karir dibanding pikirkan hubungan cintanya ke tahap pernikahan.

Menurut Brad Wilcox, Ph. D., dosen mengagumkan serta Profesor Sosiologi di Kampus Virginia, dari situs Womenshealthmag, sekolah serta karir yang paling banyak dipikirkan pria saat mereka belum juga dapat mengambil keputusan untuk menikah.

Pria juga akan berupaya untuk berusaha keras tingkatkan karir dalam bekerja. Sebab, karir yang bagus dipandang dapat tingkatkan harga dianya. Bila menikah, pria yang konsentrasi pada karir relatif cemas kehidupan rumah tangga juga akan menghalangi untuk menguber ambisi karirnya.

Dengan mempunyai karir yang bagus, otomatis punya pengaruh pada tingkat kemapanan ekonomi. Pria berasumsi lebih gampang mencari calon istri saat mempunyai karir yang bagus.

Masih tetap nikmati kebebasan
Hidup sendiri serta nikmati kebebasan tidak ada yang menghambat buat pria susah untuk keluar dari zone nyaman dengan statusnya jadi lajang.

Pria masih tetap menginginkan hidup bebas tidak ada yang melarang serta mempunyai banyaknya waktu untuk dianya. Ini sebagai argumen pria masih tetap berfikir panjang untuk menikah. Sebab untuk pria, pernikahan juga akan merubah alur kehidupan yang sekarang ini dijalaninya.

Pikirkan keluarga inti
Pria bukan sekedar pikirkan dianya. Jadi janganlah salahkan pasangan Kamu, saat belum melamar. Pria relatif pikirkan keluarganya. Mengenai orangtua, kakak atau adiknya. Terlebih pria yang bertindak jadi tulang punggung dalam satu keluarga, menikah bukanlah maksud waktu merajut hubungan dan menjalin hubungan dengan orang yang emosional.

Stabilitas keuangan
Ini jadi penyebabnya paling utama, pria masih tetap berfikir panjang untuk menikah dengan Kamu. Keadaan keuangan yang dipunyai pria, apakah nanti dapat membiayai keperluan istri serta anak-anaknya. Jumlah upah yang masih tetap dipandang kurang memenuhi untuk disebutkan mapan, buat pria memerlukan saat lebih lama untuk pada akhirnya mengambil keputusan menikah.

Tidak siap memiliki komitmen
Menikah berarti Kamu ditantang untuk memiliki komitmen. Ini yang seringkali jadi masalah untuk pria, yakni terikat pada prinsip yang serius. Pria dituntut mempunyai tanggung jawab. Bila pria belum juga siap mempunyai tanggung jawab serta masih tetap menginginkan hidup lewat cara mereka sendiri, jadi menikah bukanlah prioritas dalam kehidupannya.

Supaya tidak sangsi dengan hubungan yang tengah ditempuh sekarang ini apakah juga akan berbuntut pada pernikahan. ketahui tanda pria siap menikah dengan Kamu. Contoh, sering membawa Kamu ke acara keluarga, memposisikan Kamu jadi yang paling utama, seperti ditulis dari Cosmopolitan. Namun bila pria tunjukkan tanda di bawah ini, baiknya Kamu mulai pikirkan sekali lagi untuk melanjutkan hubungan atau tidak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s